Jumat, 02 November 2012

Peta Jalur Perdagangan yang Dilakukan bangsa Portugis, Spanyol, Inggris dan Belanda

Bangsa Eropa melakukan pelayaran dan perdagangan tidak lepas dari peristiwa Perang Salib (1096-1291) dan jatuhnya Kota Konstatinopel ke tangan bangsa Turki Usmani pada tahun 1453. Hal-hal positifnya adalah orang-orang Eropa menjadi bertambah ilmu pengetahuiannya semenjak berhubungan dengan bangsa-bangsa Arab. Mereka banyak mempelajari buku-buku berbahasa Arab yang mereka terjemahkan ke dalam bahasa mereka. Seusai perang mereka banyak mendirkan universitas dan industri kerajinan yang melahirkan kemajuan baru bagi perkembangan ilmu. Negatifnya beberapa bangsa Eropa mengobarkan semangat Reqonquista untuk menakhlukan negeri-negeri islam di manapun oleh,Portugis dan Spanyol.
Bangsa Eropa yang menjelajahi samudra(memelopori) yaitu Portugis dan Spanyol.
Faktor yang mendorong menjelajahi samudra adalah:
a) Ajaran Chopernicus yang mengajarkan bahwa bumi itu bulat.
b) Kisah perjalan Marcopolo ke dunia timur yang diceritakan dalam buku IMAGO MUNDI (anggapan tentang dunia)
c) Timbulnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi,seperti penemuan kompas,navigasi,mesui,dan peralatan kapal yang mempermudah pelayaran.
d) Terdorong melakukan 3G,yaitu Gold(kekayaan),Glory(kejayaan),Gospel(menyebarkan ajaran agama Nasrani)
Upaya yang nyata dengan mendirikan lenmbaga pendididkan pelayaran.Putera raja Portugis Henrique el Navigador adalah tokoh yang berupaya memajukan negaranya,dan Ia banayak menyumbang dana.
Pelaut Bangsa Portugis:
1.  Bartholomeus Diaz(1450-1500)
Bartholomeus Diazkan adalah dianggap sebagai pelopor pelayaran bangsa Potugis. Pada pertengahan abad ke-15 pelaaut-pelaut Portugis banayak yang mencoba pantai barat Afrika. Bartholomeus Diaz dapat mencapai ujung selatan Benua Afrika pada tahun 1486.Daerah yang ditemukan itu disebut Tajung Topan. Hal ini merupakan ketika ia berupaya mencapai tempat tersebut,maka angin topan menerjang kapalnya.
Dlam perkembangan selanjutnya,Tanjung Topan diubah namanya menjadi Tanjung Harapan. Perubahan itu bermula dari adanya prasangka bahwa tanjung itu tidak memberikan pintu menuju dunia timur. Namun,ternyata tanjung tersebut malah membuka harapan untuk melakuakan perjalanan berikutnya.
2.  Vasco da Gama(1469-1524)
Ekspedisi vasco da Gama dimulai pada tahun 1497. Ia bertolak dari lisabon menempuh rute berputar menuju arah barat daya ke Brasil.dari sini ia melakikan perjalanan ke arah timur laut hingga mencapai Calicut pada tahun 1498.Calikcut merupakan kota dagang yang ramai di India. Calikut menjadi gudang barng-barang orang-orang Eropa seperti kayu manis,cengkih,pala,lada,sutera,kemenyan,dan porselin. Selain Calicutt ekspedisi Vasco da Gama juga berhasil mendirikan kantor dagang di Goa. Kota ini kemudian menjadi kota koloni Portugis pertama di India. Hal menarik dari ekspedisi Vasco da Gama adalah setiap tempat yang pernah ditemukan maka diberikan batu PADRAO yaitu,batu yang ber dilambangkan gambar bola dunia. Makanya,setiap tempat yang dipasang batu adalah dianggap sebagai daerah kolono Portugis.
3.  Alfonso d’Albuquerque
Alfoso d’albuquerque merupakan tokoh yang sangat berperan dalam merebut kota Malaka pada tahun 1511. Penguasaan Malaka sangat penting artinya bagi Portugi. Hal ini didasari alasan bahwa dengan merebut Malaka,Portugis secara leluasa akan dapat memantau segenap langkah lalu lintaqs perniagaan ramai di Malaka,Portugis memperoleh kemudahan untuk mengatur kegiatan perdagangan Malaka dengan Cina,India,Arab,dan pedagang-pedagang nusantara.
Pelaut Spanyol yang melakukan pelayaran
1.Christophorus Columbus(1451-1506)
Dangan tiga buah kapal yang bernama Santa Maria,Pinta,dan Nina yang diberikan Ratu Isabella,Christophorus Columbus mencapai San Salvador di Kepulauan Bahama(Perairan Karabia)pada tahun 1492. Kendati tidak mencapai daratan Benua Amerika,Columbus dianggap sebagai penemu benua itu.hal ini didasarkan bahwa Columbus telah merintis rute perjalanan ke benua baru yang sangat berguna bagi para penjajah samudra berikutnya.
Benua baru yang ditemukan Columbus bernama Amerika. Nama ini diambil sebagai penghoramatan pelaut Italia yang ikut dalam pelayarannya yaitu,Amerigo Vespucci. Columbus sangat tertarik dn mengharagai Amerigo yang melalui tulisannya telah dapat mengungkapkan keadaan panti timur laut Karabia.
2.Ferdinand Magelhaens(1480-1521)
Ferdinand Magelhaens banyak mengambil pengalaman dari perjalanan Christophorus Columbus. Dengan tekun ia mempelajari dan berusaha mengulang petualangan pendahulunya. Pada 10 Agustus 1519 dimulailah ekspedisi Portugis kedua dibawah pimpinanannya denan ditemuio oleh Kapten Juan Sebastian del Cano dan seseorang sastrawan Italia Pigafetta.
Rombongan Ferdinand Magelhaens dianggap ekspedisi pertama kali di dunia. Dua lautan luas diarunginya yaitu Samudra Atlantik dan Samudra Pasifik.Denan penuh kesabaran mereka menembus dan menyeberangi samudra yang luas,penderitaan tiada terperikan. Berbagai penyakit menimpa awak kapal,makanan semakin berkurang,dan beberapa bagian badan kapal mengalami kerusakan. Namun,semua itu tidak mengurangi semanagat Magelhaens untuk mengitari dunia.
Dalam perjalanan panjang itu pada tahun 1521 ekspedisi Magelhaens men darat di Pulau Massava ,Filiphina. Akan tetapi,rombongan ini tidak disukai oleh suku Marcan sehingga timbul peperangan diantara kedua belah pihak.Dalam pertikaian ini Magelhaens gugur.
Perjalan kemudian dilanjutkan dibawah pimpinan Juan Sebastian del Cano. Mereka tiba kembali di Spanyol tahun 1522.Ekspedisi yang dikenal dengan sebutan Magellan del Cano telah membuktikan bahwa dunia bulat. Raja Spanyol sangat senang dengan adanya keberhasilan ekspedisi itu sehingga ia menghadiahkan sebuah bola dunia tiruan yang berlilitkan ikat pinggang yang bertuliskan”Engkaulah yang pertama mengitari diriku”.
Portugis berhasil menduduki Malaka seajak tahun 1511. Teapi Portugis berkeinginan pula untuk menguasai Kerajaan Ternate yang kaya akan rempah-rempah. Portugis melanjutkan ekspedisinya ke Ternate melalui laut Cina Selatan. Orang-orang Portugia yang sampai di Ternate pada tahun 1512 segera menjalin kerja sama dengan pihak kerajaan. Namun,pada sa’at yang sama terbetik bahwa Spanyol sekutu telah bersekutu dengan Tidore. Akhirnya timbul pertentangan pada kedua belah bangsa tersebut. Portugis dan Spanyol sama-sama menuding telah melanggar perjanjian Tordesillas. Kedua bangsa tersebut belum menyadari bahwa bumi itu bulat. Setelah terbetik tentang sberita persekutuan itu,Paus segera turun tangan menengahi pertikaian. Pada tahun 1528 dicapailah  kesepakat antara keduanya di Saragosa (Spanyol). Perjanjian Saragosa membagi dua dunia ke dalam dua wilayah kekuasaan. Daerah di sebelah utara garis Saragosa adalah milik Spanyol dan daerah di sebelah selatan dinyatakan sebagai daerah milik Portugis. Denan adanya kesepakatan tersebut,Spanyol tidak berhak menguasai Tidore dan harus segera kembali ke Filiphina. Sebaliknya,Portugis dengan leluasa dapat menguasai wilayah Maliku yang kaya akan remapah-rempah.
Usaha bangsa Eropa untuk menjelajahi wilayah lain ternyata tidak terbatas pada kekuasaan Portugis dan Spanyol. Bangsa Belanda pun kemudian sangat aktiv untuk mencari daerah-daerah yang subur demi kepentingan ekonomi negerinya. Namun,alasan ekonomi ini kemudian diperkuat dengan alasan politik sehingga wilayah-wilayang yang subur dapat dikuasai seluruhnya.
Pada tahun 1568-1648 meletus perang kemerdekaan anatra Belanda dan Spanyol yang dikenal dengan sebuta perang 80 tahun. Perang kemerdekaan ini timbul karena bangsa Belanda tidak mau tunduk kepada Spanyol. Sebelum dan selama perang berlangsung,Belanda mempunyai peranan yang amat sangat besar dan pendistribusian barang-barang Eropa. Kapal-kapal dagang Belanda banyak memuat barabg-barang yang diperolehnya di Lisabon (pPortugal). Kota ini merupakan pada masa itu memang merupakan pusat perdgangan di Eropa Barat dan terdapat banyak rempah-rempah yang dibawa bangsa Portugis dari Asia. Kegiatan perjalanan dari Lisabon amat mengutungkan Belanda.
Menyaksikan kemajuan Belanda,Raja Philip II berusaha menyatikan Portugal dan Spanyol. Tindakan Raja Spanyol kemudian diikuti dengan menutup pelabuhan Lisabon bagi Belanda. Tujuannya adalah menekan dan menghancurka kegiatan ekonomi Belanda sehingga Belanda tidak dapat membiayai dan melamjutkan perangnya. Namun,penutupan justru mendorong bangsa Belanda mencari jalan sendiri ke wilayah nusantara. Belanda mengetahui bahwa produsen rempah-rempah adalah daerah di nusantara. Belanda juga mengetahui letak nusantara karena banyak pelaqutnya yang bekerja untuk bangsa Portugis di Asia. Corneleus de Houtman pernah menjadi mualim kapal Portugis. Demikian pula Jan Huyghen van Linschoten yang pernah bekerja untuk Portugis di Asia selama 14 tahun.
Dengan berpedoman kepada buku Itinerario(garis perjalanan)karya Jan Huyghen van Linschoten,dimulailah ekspedisi Belanda menuju nusantara dibawah pimpinan Coneleus de Houtman. Pada tahun1596 mereka mendarat di pelabuhan Banten. Rombongan pertama Belanda tidak membuahkan hasil yang diharapkan. Corneleus de Houtman dan anak buahnya diusir penduduk pesisir Banten sebab mereka bersikap kasar dan sombong. Ekspedisi pertama pulang dengan tangan hampa. Meskipun gagal mereka telah membuka jalan bagi ekspedisi selanjutnya.
Inggria ternyata tidak tinggal diam. Inggris ternyata mengikuti penjelajahan samudra semenjak berhasil mewujudkan suatu revolusi industri di negaranya pada abad ke-18. Revolusi di Inggris membaw kemajuan dan peningkatan kesejahteraan hidup bagi warga negaranya,terutama kaum kapitalis(pemilik modal). Akan tetapi,revolusi industripun memunculkan beberapa permasalahan ekonomi yak ini kurangnya bahan mentah industri. Dalam menagatasi hal ini kaum kapitalis,berusaha mempengaruhi permintaan Inggris untuk memperluas jaringan ke luar negeri. Pemerintahan kemudian memutuskan untuk menguasai daerah-daerah di negeri lain sebagai kawsan jajahannya sehingga muncullah Inggris sebagai pelopor berjangkitnya imperlialisme modern.
Sejak Inggris memaklukan diri sebagai peloppor imperlialisme modern,jajahan Inggris semakin luas melipui negara-negara Asia,Amerika,danAfrika. Untuk mendukung dan mengawasi wilayangh yang luas,Inggris memperkuat armada lautnya. Di samping itu untuk memperkuat armada ekonomi di luar negeri,Inggris mendirikan East India Company(EIC)pada 31 Desember 1600. EIC beranggotakan para pedagang Inggris yang ingin mengembangkan usaha di daerah jajahan Inggris.
Pelayaran orang-orang Inggris ke kawasan Nusantara tertinggal dibandingkan bangsa Portugis,Spanyol,dan Belanda. Hal ini disebabkantkan perhatian ke Benua Amerika. Sebanarnya sejak tahun 1580  Inggris telah singgah di Ternate dibawah pimpinan F.Drake terkal melakukan perjalanan keliling dunia. Demikian pula Thomas gavendish yang pernah berlayar sampai Maliku pada tahun 1586. Pada sa’at itu Inggris belum berniat mengambil keuntungan di nusantara. Namun,sejak mendengar Coneleus de Houtman sampai di Banten dan ekspedisi berikutnya banyak mendatangkan keuntungan,maka Inggris tergugah untuk berlayar dan mendirikan kongsi dagang di nusantara.
KRONOLOGI :
1453 M:Kota Konstantinopel jatuh ke tangan Turki Usmani
1486 M:Bartholemeus Diaz dapat mencapai ujung selatan Benua Afrika
1492 M:Colombus berhasil mencapai kepulauan San Salvador di Bahama
1497 M:Vasco da Gama memulai ekspedisinya
1498 M:Vasco da Gama mencapai Calicut
1521 M:Ekspedisi Magellhaens mendarat di kepulkauan Massava di Filiphina
1598 M:Ekspedisi Corneleus de Houtman berhasil mendarat di pelabuhan Banten
1600 M:Inggris mendirika EIC

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar